Bagaimana Cara Cloning Website Orang Lain? Berikut Pembahasannya

Cara Cloning Website Orang Lain

Cara Cloning Website Orang Lain

Cara cloning website oran lain? Emang bisa?.. Tentu saja ini bisa dilakukan oleh anda, gimana dengan cara-caranya? Pada umumnya untuk melakukan cara yang seperti ini cukup mudah untuk dilakukan oleh anda. Mungkin anda telah bosan dengan adanya penampilan yang hanya itu-itu saja, atau mungkin anda tertarik untuk meniru tampilan dari website yang dimiliki oleh orang lain?.. Maka anda dapat memanfaatkan pembuatan website di sribu.

Dalam hal ini, biasanya para pengguna akan menggunakan cara yang manual untuk hal ini. Namun, sayang sekali cara tersebut tidak bisa mengubah beberapa pengaturan yang berupa konfigurasi dan lain sebagainya. Tapi tenang, disini akan kami jelaskan tentang cara dalam melakukan cloning terhadap sebuah website. Untuk cara-caranya yang seperti apa, maka anda dapat mengikuti beberapa cara-cara yang ada dibawah ini.

1. Siapkan Hosting serta Domain Aktif

Sebelum anda memulainya, setidaknya anda harus mempunyai beberapa persyaratan yang ada dibawah ini.

  • Hosting maupun Domain yang aktif dan bisa diakses.
  • Domain kedua yang akan di clone dari domain yang pertama.
  • Akses pada cPanel.

2. Backup Data/File Website

Jika anda sudah berada di cPanel, maka anda dapat melihat pada menu dari File Manager, lalu kompres file website nya. Select file yang akan di backup dan kemudian anda dapat mengklik kompres, pilihlah compression untuk tipenya zip. Lalu anda dapat menentukan file namanya dan kompres file. Apabila sudah, anda dapat mendownload file zip.

3. Backup Data/File Database

Agar bisa mengetahui WPI, maka anda dapat menggunakan nama dari database apa, anda bisa mengeceknya di file wp-config.php. Jika anda sudah menemukannya, maka cara cloning website orang lain anda dapat mengklik database tersebut pada PHPMyAdmin dan klik menu yang bernama “Export”. Untuk Export Method bisa dipilih Quick seperti defaultnya saja. Sedangkan formatnya anda dapat pilih SQL, lalu “Go”.

4. Upload Data/File Website

Data/File zip yang telah di download, anda dapat menguploadnya pada directory dokumen root yang berasal dari domain yang kedua. Setelah itu anda dapat melakukan extrack pada directory dokumen root tersebut.

5. Membuat Database

Karena pada proses nantinya anda akan mengimport file dengan SQL database, maka anda akan memerlukan database yang baru dalam meletakan dan melakukan proses import tersebut.

6. Mengubah Konfigurasi

Ubahlah konfigurasi database yang ada pada wp-config.php dengan menyesuaikan terhadap database yang dibuat oleh anda tadi.

7. Import SQL

Langkah yang selanjutnya dalam melakukan cara cloning website orang lain adalah anda dapat mengimport file SQL yang telah di download sebelumnya. Jika sudah anda dapat memilih file SQL dan kemudian anda dapat mengklik “Go”.

8. Mengubah Permalink

Jika proses mengimport sudah selesai dan berhasil, maka anda dapat mengubah permalink ke domain yang ada pada URL dan juga home. Sesudahnya, anda dapat mencoba untuk mengakses pada website domain yang kedua dan sudah anda cloning.