Teknik Mencari Backlink dengan Broken Link

Teknik Mencari Backlink dengan Broken Link

Teknik Mencari Backlink dengan Broken Link

Untuk mendapatkan backlink, ada banyak cara yang bisa dilakukan. Salah satu teknik mencari backlink adalah dengan memanfaatkan broken link.

Namun, apa sih teknik broken link dalam backlink itu? Untuk tahu lengkapnya, simak informasi berikut ini.

Mengenal Teknik Broken Link Building

Broken link itu sendiri merupakan link rusak yang tidak bisa diakses oleh siapapun, baik pengunjung, pemilik website ataupun mesin pencari. Jadi, bisa dikatakan kalau teknik broken link merupakan teknik yang memanfaatkan link yang rusak untuk menanam backlink.

Apakah ada broken link? Ada bahkan ada banyak broken link dan pemilik website atau backlink tidak tahu akan hal itu.

(baca: cara kerja backlink)

Maka dari itu, memanfaatkan broken link sebagai backlink bisa membuat Anda mendapatkan backlink yang berkualitas. Apalagi jika sumber backlink tersebut adalah website yang berkualitas, misalnya yang memiliki DA/PA tinggi.

Sistem Broken Link Building Backlink

Teknik Mencari Backlink dengan Broken Link
Teknik Mencari Backlink dengan Broken Link

Lantas bagaimana cara membangun backlink lewat broken link? Pada dasarnya, backlink yang memanfaatkan broken link, memiliki proses berikut:

  1. Riset dengan mencari website yang relevan dengan website milik Anda.
  2. Mencari broken link. Anda bisa mengecek satu per satu dengan mengklik link tersebut, bisa juga menggunakan tools.
  3. Screenshot atau temukan bukti bahwa link tersebut rusak.
  4. Menghubungi pemilik website yang memasang backlink tersebut dan menawarkan untuk mengganti link dengan link milik Anda.

Untuk mencari link yang rusak, ada 3 query yang bisa dipergunakan di Google, yaitu:

  • Keyword + links.
  • Keyword + sumber.
  • Keyword inurl:links.

Namun, untuk yang masih pemula, Anda tentu akan susah untuk menemukan broken link bukan? Maka dari itu, Anda bisa menggunakan beberapa tools berikut ini:

  1. Plugin Google Chrome, check my links.
  2. Menggunakan online broken link checker.
  3. Screaming frog.
  4. W3C link checker.
  5. SEMRush.
  6. Ahref.

Masing-masing tools tersebut memiliki cara yang berbeda untuk menemukan broken link. Misalnya Anda menggunakan Brokenlinkchecker, Anda bisa lakukan cara berikut ini:

  • Buka brokenlinkchecker.
  • Masukkan recaptcha.
  • Pilih report distinct broken links only atau reports all occurrence of each dead link.
  • Kemudian klik find broken links now.
  • Tunggu hingga beberapa saat dan Anda sudah mendapatkan daftar link yang rusak.

Apakah akurat? Untuk akurat tidaknya, Anda perlu mengecek link yang rusak tersebut, apakah benar-benar rusak atau tidak.

Ketika Anda menemukan link tersebut rusak, terutama yang berkaitan dengan konten, screenshoot saja link tersebut. Kemudian hubungi pemilik website lewat email.

Ketika menghubungi, pastikan Anda menggunakan kata-kata yang sopan. Perkenalkan diri Anda terlebih dahulu dan tujuan Anda menuliskan email tersebut.

Jangan lupa sertakan bukti bahwa link tersebut rusak. Setelah itu, Anda bisa memberikan beberapa solusi termasuk menyertakan link website yang Anda.

Sebisa mungkin jangan terlalu memaksa pemilik website untuk memasang link milik Anda. Jika memaksa, bisa jadi pemilik website enggan memasang backlink walaupun Anda sudah menetapkan teknik mencari backlink yang tepat.

Jadi, itulah teknik mencari backlink dengan broken link untuk mendapatkan backlink yang berkualitas. Semoga membantu!